Loading...
Tampilkan postingan dengan label tips umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips umum. Tampilkan semua postingan

Serba-Serbi Kuas Cat


Serba-Serbi Kuas Cat


Dalam mengerjakan proyek pengecatan, mayoritas pemilik rumah hanya memperhatikan kualitas cat namun tidak pada kualitas kuas cat. Padahal kualitas kuas cat turut mempengaruhi kualitas pengecatan terutama pada kualitas finishing. Meluangkan waktu untuk menemukan kuas cat yang tepat dan berkualitas dapat membantu anda menghemat waktu dan memberikan hasil pekerjaan dengan sentuhan profesional.

Tidak ada salahnya mempelajari perkara mendasar dalam memilih kuas cat. Kuas cat terdiri dari berbagai variasi ukuran, bentuk, atau jenis bahan. Dimana masing-masing variasi tersebut memiliki keunikan atau fungsi yang berbeda. Sebagai contoh kuas cat berukuran kecil digunakan untuk area kecil dan detail. Sedangkan kuas cat yang lebih besar digunakan untuk area keseluruhan atau area yang lebih besar. Kuas berujung bulu rata (flat) sangat cocok digunakan pekerjaan pengecatan yang umum. Sedangkan kuas berujung bulu miring (angular) sangat cocok digunakan untuk pengecatan cut-in pada sudut atau tepi dinding, trim, molding, dan bingkai jendela. Adapun dari jenis bahannya, kuas cat terbagi menjadi kuas bulu natural dan kuas bulu sintetis.

Jenis Bahan Kuas Cat (Natural vs Sintetis)
Kuas bulu natural biasanya terbuat dari bulu binatang seperti musang, tupai, atau babi. Jenis kuas ini sangat cocok digunakan untuk cat berbasis minyak, alkyd, stain, dan pernish. Sedangkan cat berbasis air dapat membuat bulu pada kuas ini menjadi layu dan kurang efektif ketika digunakan. Selain itu ujung bulu pada kuas jenis ini lebih mudah rusak sehingga tidak dianjurkan untuk mengecat permukaan yang tidak rata atau kasar.

Kuas bulu sintetis biasanya terbuat dari bahan nilon, poliester, atau kombinasi dari keduanya. Kuas jenis ini dapat digunakan untuk permukaan yang kasar dan dapat diaplikasikan pada berbagai jenis bahan cat. Selain itu, kuas jenis ini juga lebih kuat, awet, dan sedikit lebih mahal harganya. Namun untuk kuas berbahan poliester memiliki harga yang lebih murah sehingga cukup populer untuk digunakan. Selain itu kuas cat poliester memiliki ketahanan kekakuan yang lebih baik dibanding dengan jenis kuas yang lain. Disisi lain kuas jenis ini kurang fleksibel dan mudah meninggalkan garis bekas kuas (brush mark) pada permukaan pengecatan. Selain itu juga lebih sulit untuk dibersihkan dibanding dengan kuas cat berbahan nilon

Kuas sintetis kombinasi nilon poliester sangat populer karena menggabungkan kelebihan diantara keduanya. Bahan poliester digunakan untuk sisi pendek pada bulu kuas sehingga dapat mempertahankan sifat kaku dan dapat digunakan untuk cat berbasis air. Sedangkan bahan nilon digunakan untuk sisi yang lebih panjang yang cukup fleksibel dan dapat digunakan untuk pengecatan yang presisi.

Kualitas Kuas Cat
Kuas cat yang berkualitas dapat menampung dan menahan cat lebih baik sehingga lebih efisien dalam pengkuasan cat. Selain itu juga lebih nyaman, lebih halus dalam pengaplikasian, dan tidak mudah meninggalkan garis bekas kuas (brush mark). Kuas cat yang berkualitas dapat menghasilkan hasil pengecatan yang sangat baik meski dikerjakan oleh orang awam sekalipun. Dalam memilih kuas yang berkualitas setidaknya harus mempertimbangkan hal-hal berikut :

Kondisi ujung bulu pada kuas
Kuas yang baik memiliki serabut ujung bulu yang lembut

Kelenturan bulu pada kuas
Kuas yang baik memiliki kelenturan pada ujung bulu kuas namun dapat kembali ke bentuk semula.

Kontur atau bentuk bulu kuas
Kuas yang baik memiliki bentuk meruncing dengan ukuran panjang bulu yang lebih pendek disisi luar dan lebih panjang di sisi tengah.

Dari sisi kontruksi, kuas cat yang baik tidak mudah merontokan bulu kuas ketika diregangkan. Selain itu, pengait logam atau ferule kuas harus mencengkram dengan rapat pada bulu kuas. Semakin besar ukuran ferule maka semakin baik pula daya cengkram tersebut. Hindari kuas dengan ferule berbahan kaleng karena mudah berkarat. Kuas jenis tersebut hanya cocok digunakan untuk pekerjaan low end atau sekali pakai. Gunakanlah kuas dengan ferule berbahan tembaga atau stainless steel karena selain tahan karat juga tahan lama. Selain itu kuas cat yang baik juga memiliki pegangan berbahan kayu natural tanpa treatment sehingga sangat nyaman digunakan dan tidak membuat tangan mudah berkeringat. Selain itu pilihlah kuas dengan pegangan berkontur yang sesuai dengan bentuk genggaman tangan. 

Perawatan dan Pemeliharaan Kuas Cat
Kuas cat yang berkualitas memiliki harga yang mahal. Untuk itu perawatan dan pemeliharaan kuas cat menjadi perkara yang sangat vital. Sebaiknya anda membersihkan kuas cat sesegera mungkin setelah selesai dipakai. Membiarkan kuas cat tanpa perawatan setelah pemakaian maka akan membuat kuas cat semakin sulit untuk dibersihkan. Adapun prosedur perawatan setelah pemakaian pada umumnya adalah :

Menyingkirkan Sisa Cat
Sapukan bulu kuas pada tepi kaleng cat berulang-ulang untuk menyingkirkan kelebihan cat pad bulu kuas. Atau anda dapat menggunakan tool multiguna semacam scraper untuk menyingkirkan cat yang menempel pada kuas. Sedangkan untuk jeda pemakaian yang sesaat anda cukup membungkus kuas cat dengan kain basah agar kuas cat tetap lembab dan tidak mengering.

Mencuci Dengan Air
Cuci bulu pada kuas dengan air yang mengalir. Kemudian urut dan remas untuk mengeluarkan endapan cat pada bulu kuas. Atau anda juga dapat merendamnya kedalam wadah air kemudian menyisirnya dengan sisir kuas untuk melarutkan cat pada bulu kuas. Ganti air pada wadah dan ulangi proses diatas hingga tidak ada cat yang terlarut pada wadah air tersebut

Membungkus dan Menyimpan
Keringkan kuas cat dengan lap kering kemudian bungkus dengan kertas samak coklat atau kertas koran hingga rapat. Hal tersebut dapat membantu kuas cat mempertahankan bentuk susunan bulunya sehingga tetap baik digunakan untuk pekerjaan detail selanjutnya. Kemudian simpan kuas cat dengan posisi menggantung dengan kait atau paku. Setelah kuas cat benar-benar mengering maka kuas cat dapat disimpan di tempat penyimpanan.

Cara Aman Membersihkan Dinding


Cara Aman Membersihkan Dinding


Seiring waktu tampilan cat pada dinding mengalami penurunan kualitas. Paparan debu, noda percikan, tumpahan, sentuhan kulit dapat mengotori permukaan dinding. Terutama pada anak-anak yang gemar mencorat-coret dinding dengan crayon, ballpoint, atau pensil. Membersihkan noda atau kotoran yang menempel tersebut membutuhkan usaha tersendiri. Terlebih seiring waktu noda atau kotoran tersebut akan tertimbun dan terserap kedalam permukaan dinding sehingga semakin sulit dibersihkan. Solusi termudah mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengecat ulang permukaan dinding. Namun tidak ada salahnya anda mencoba metode atau cara dibawah ini untuk membersihkan noda atau kotoran pada dinding sedini mungkin.

Mempersiapkan Area Kerja
Metode baku dalam pekerjaan adalah mempersiapkan area kerja. Pindahkan setiap isian ruangan atau perabotan yang bersinggungan pada dinding atau anda dapat menutupinya dengan kain drop cloth. Singkirkan setiap hiasan dinding seperti bingkai photo atau lukisan dan gunakan painters tape sebagai penanda lokasi asli hiasan dinding tersebut. Hal ini dapat mempermudah proses pemasangan kembali setelah pekerjaan selesai. Selain itu juga dapat mencegah cedera tangan akibat sentuhan benda tajam atau paku.

Pasang dan rekatkan drop cloth dengan painters tape agar tidak mudah goyah. Hal ini dapat mencegah rembesan air sabun atau larutan kotoran yang dapat menodai permukaan dinding atau lantai. Hindari penggunaan alas drop cloth berbahan plastik, karena selain licin namun juga tidak dapat menyerap air.

Mempersiapkan Peralatan dan Larutan Pembersih
Campurkan larutan pembersih multiguna atau anda juga dapat menggunakan sabun cuci piring. Ikuti aturan pakai yang direkomendasikan oleh pabrikan untuk menentukan takaran yang sesuai. Hindari pemberian bahan sabun yang berlebihan karena dapat meninggalkan residu sabun yang dapat mengotori dinding. Idealnya satu ons sabun dicampurkan dengan satu galon air untuk membersihkan timbunan noda kotoran tanah yang menempel pada dinding. Hindari mencuci dinding dengan sabun cuci piring yang mengandung bahan lanonin karena dapat meninggalkan noda residu pada dinding. Gunakan air bersih untuk membilas noda sabun yang menempel pada dinding.

Noda membandel pada dinding seperti noda lemak atau minyak membutuhkan perlakuan ekstra. Buatlah larutan pembersih dengan mencampurkan satu galon air dengan cairan amonia, cuka putih, dan baking soda masing-masing satu gelas. Anda juga dapat menambahkan bahan TSP (trisodium phospate) untuk membersihkan endapan tanah atau noda yang sangat sulit dibersihkan. Sebelum melakukan proses pembersihan, lakukan uji coba pada dinding untuk mengukur daya rusak larutan pembersih terhadap finishing dinding. Selain itu gunakan cairan TSP sesuai petunjuk pabrikan dan gunakan peralatan keamanan seperti sarung tangan atau masker muka.

Memulai Proses Pembersihan
Mulailah melakukan proses pembersihan noda atau kotoran yang menempel pada dinding. Noda yang terbuat dari krayon, pensil, spidol, atau noda gesekan dapat dibersihkan dengan larutan baking soda. Campurkan baking soda dengan sedikit air sehingga membentuk pasta dan usapkan pada noda yang menempel menggunakan kain atau sikat plastik. Kemudian lap dengan kain hingga bersih. Anda juga dapat menggunakan produk pembersih khusus yang banyak tersedia di pasaran.

Celupkan spon kedalam larutan pembersih dan seka kelebihan air pada spon. Lakukan pada spon kedua kedalam air bersih dan seka kelebihan air pada spon. Mulailah pembersihan dimulai dari bawah. Hal ini untuk mencegah larutan kotoran atau debris merembes dan menodai sisi bawah dinding. Usap dengan gerakan melingkar dan lakukan pada area kecil. Gunakan spon kedua untuk membilas dan membersihkan air sabun atau kotoran pada dinding. Cuci spon dan remas untuk mengurangi kelebihan air dan gunakan kembali untuk membilas dinding. Lakukan prosedur tersebut secara berulang hingga area dinding benar-benar bersih. Gantilah air pada ember jika telah menjadi keruh dan terlalu kotor untuk digunakan kembali.

Anda dapat menggunakan tangga portabel untuk membersihkan noda atau kotoran di area tinggi. Pilihlah tangga portabel dengan ketinggian yang sesuai dan jangan pernah berdiri diatas anak tangga paling atas. Anda juga dapat menggunakan tangga lipat untuk menjangkau area yang lebih tinggi. Sebaiknya anda melakukan proses pembersihan secara tuntas dan sekali jalan. Pekerjaan yang setengah-setengah atau berhenti ditengah jalan dapat meninggalkan noda bekas air pada dinding. Setelah proses pembersihan selesai, gunakan kain kering atau chamois untuk menyeka kelebihan atau kelembapan air pada dinding.

10 Hal Yang Sebaiknya Anda Ketahui Sebelum Mengecat Dinding


10 Hal Yang Sebaiknya Anda Ketahui Sebelum Mengecat Dinding


Mengecat seringkali menjadi momok menakutkan bagi pemilik rumah. Namun meski demikian, mengecat adalah salah satu metode termurah dan termudah dalam meningkatkan tampilan rumah yang dianggap membosankan. Warna cat juga dapat secara dramatis mengubah nuansa hati dan desain interior rumah anda. Warna cat dapat membangkitkan nuansa ruangan dengan warna berani (pekat) ataupun lembut (pucat). Selain itu, cat adalah salah satu alat yang termudah dan termurah dalam dunia desain interior. Ada beberapa hal yang sebaiknya anda ketahui sebelum mengecat. Dengan demikian dapat membuat pekerjaan anda lebih mudah dan menyenangkan.

Mempersiapkan Ruangan Sebelum Mengecat
Adalah perkara yang sangat jelas bahwa mengecat menjadi lebih mudah ketika tidak ada sesuatu yang menghalangi pekerjaan anda. Artinya anda perlu mengosongkan ruangan atau setidaknya menyingkirkan sebisa mungkin benda-benda yang mengganggu. Jika anda mengecat ruang tengah anda dapat menggeser perabotan besar ke sisi tengah dan menutupinya dengan kertas koran atau kain bekas. Meskipun terlihat tidak dibutuhkan, membersihkan dinding menjadi salah satu langkah yang sangat penting. Tanpa anda sadari, ada tumpukan noda seperti debu, kotoran, dan minyak yang menempel pada dinding. Menyingkirkan segala kotoran atau serpihan dari dinding menjadi syarat utama agar cat dapat menempel dengan baik ke dinding. Selain itu, sebaiknya anda juga menambal setiap kerusakan pada dinding seperti retakan, pecahan, atau lubang paku pada dinding. Gunakan painter atau masking tape untuk menutupi area yang tidak ingin terkena cat seperti trim jendela, saklar lampu, atau stop kontak. Sedangkan untuk lantai anda dapat menutupinya dengan kain bekas, kertas koran, atau bahan alas cat lainnya.

Menguji Warna Cat
Membayangkan tampilan warna pada dinding menjadi sulit ketika harus memperhatikan faktor pencahayaan yang dapat mempengaruhi tampilan warna cat pada dinding. Jika anda telah memiliki warna yang diinginkan sebaiknya anda mengambil contoh warna dan mengaplikasikan pada media kecil dan diperbandingkan warnanya pada waktu siang dan malam hari. Jika anda merasa tidak yakin, belilah beberapa warna sekaligus dan melakukan pengujian diatas. Kadangkala anda akan merasa terkejut dengan hasilnya dimana warna favorit anda dapat terlihat buruk ketika terpengaruh oleh pencahayaan alami ataupun buatan.

Mengecat, Memberi Warna Kedalam Hidup Anda
Warna dapat membuat ruangan terlihat luar biasa. Bagaimanapun juga jangan merasa takut untuk memilih warna. Cobalah warna-warna yang berbeda yang dapat membangkitkan perasaan khusus pada ruangan. Sebagai contoh, warna gelap dapat menambah tekstur dan kedalaman ruangan. Hal ini sangat cocok jika diterapkan pada ruangan yang sangat luas dan memiliki plafon yang cukup tinggi. Sebaliknya untuk ruangan yang kecil seperti kamar mandi yang tidak memiliki pencahayaan alami, warna terang dapat memberikan kesan semakin terbuka dan membuat ruangan terasa lebih lega.

Memperhatikan Jenis Finishing Cat Dinding
Sedikit yang menyadari bahwa warna bukan sekedar memberi warna, melainkan juga memberikan tampilan akhir pada dinding seperti tingkat kegilapan dinding. Cat dengan finishing yang sangat gilap sangat tahan lama dan mudah dibersihkan. Namun kelemahannya adalah dapat memperjelas ketidaksempurnaan atau kecacatan pada permukaan dinding. Disisi lain cat dengan finishing non gilap atau flat dapat menyembunyikan setiap kecacatan pada dinding namun lebih rentan terhadap kerusakan. Pilihan terbaik adalah jenis finishing eggshell dimana cat jenis tersebut memberikan tampilan sedikit gilap dan mudah dibersihkan namun masih dapat menutupi setiap kecacatan pada dinding dan tidak mudah rusak sepertihalnya cat jenis flat.

Warna Cat Dapat Diganti
Setelah mengecat keseluruhan dinding pada ruangan dan mengamatinya pada pencahayaan yang berbeda, mungkin anda akan baru menyadari bahwa apa yang terlihat menarik pada bidang kecil justru terlihat terlalu norak pada keseluruhan dinding. Cat adalah pilihan yang cukup murah untuk merombak ruangan dan juga mudah untuk diganti. Jika anda merasa tidak suka dengan warna pada dinding, anda dapat menggantinya dengan mudah. Sebagai tambahan, jika anda merasa warna pada ruangan terlihat terlalu mencolok, pertimbangkanlah untuk menyisakan satu sisi dinding sebagai aksen dinding. Anda mungkin akan menyadari bahwa warna tersebut adalah warna yang anda butuhkan untuk ruangan anda.

Menghitung Kebutuhan Cat
Tidak ada hal yang menjengkelkan ketika mengecat selain kehabisan cat ditengah pekerjaan. Disisi lain anda juga tidak ingin membuang uang untuk cat sisa yang tidak dapat anda gunakan. Ada beberapa hal yang dapat membantu anda menentukan kebutuhan cat yang tepat. Ada banyak aplikasi atau website yang menyediakan alat kalkulator penghitung kebutuhan cat yang dapat anda coba. Namun setidaknya anda dapat menentukan sendiri kebutuhan cat dengan menghitung luas permukaan dinding dan menentukan berapa lapis cat yang ingin anda aplikasikan. Jika anda mengaplikasikan bahan primer terlebih dahulu maka satu lapis cat sudah cukup. Sedangkan dua lapis cat diaplikasikan jika dinding tidak diaplikasikan bahan primer.

Primering Dapat Menghemat Cat
Berbicara mengenai primering, hal tersebut merupakan langkah penting dalam persiapan pengecatan. Bahan primer dapat menutup permukaan dinding dan meningkatkan daya rekat cat pada permukaan dinding. Selain itu primering juga dapat menutupi dan mencegah area tambalan terlihat lebih gilap atau memantulkan cahaya setelah dilakukan pengecatan diarea tambalan tersebut. Meski demikian primering tidak secara otomatis meniadakan tahapan pembersihan dinding dalam proses persiapan dinding. Membersihkan dinding tetap menjadi tahap penting dalam persiapan dinding, tidak peduli dilakukan primering atau tidak.

Mengkuas Sebelum Mengeroll
Bagi banyak orang, konsep mengkuas sisi tepi atau sudut ruangan sebelum atau sebelum mengeroll dinding dapat terlihat membingungkan. Namun sebaiknya anda selalu mengingat untuk mengkuas sisi tepi atau sudut ruangan sebelum mengecat keseluruhan bidang dengan kuas roll. Berhati-hatilah menggunakan kuas cat pada pengecatan tepi atau sudut ruangan. Setidaknya anda mengatur jarak 1 inchi dari sisi tepi, sudut ruangan, plafon, baseboard, dan area lain yang tidak terjangkau oleh kuas roll. Gunakan kuas roll setelah pengkuasan dalam rangka meratakan atau menghilangkan garis bekas kuas yang terbentuk ketika pengkuasan cat. Dengan begitu anda akan memperoleh tampilan permukaan yang halus dan rata.

Mempersiapkan Kuas Roll dan Kuas Bulu
Kuas roll terbuat dari material berbulu halus yang dapat menyerap dan menyalurkan cat ke dinding. Sangat penting untuk menyingkirkan setiap kotoran, debu, serpihan, dan bulu yang terlepas pada kuas roll. Anda dapat menggunakan painters tape yang digulungkan ke telapak tangan anda dengan sisi lengket tape diluar untuk menarik setiap kotoran yang menempel pada kuas roll. Selain itu anda juga perlu memastikan tidak ada kotoran atau bulu-bulu yang terlepas pada kuas bulu dengan cara menyisir dan melenturkan bulu pada kuas bulu tersebut. Serpihan kotoran atau bulu yang terlepas pada kuas dapat mengotori lapisan cat dan merusak tekstur cat pada dinding.

Menghabiskan Uang Untuk Peralatan Yang Sesuai
Selain pertimbangan kualitas kuas cat, anda juga perlu memastikan bahwa anda memiliki segala peralatan yang dibutuhkan untuk mengecat. Hal ini termasuk tongkat perpanjangan kuas cat dan tangga portable. Tongkat perpanjangan membantu anda menjangkau area tinggi tanpa harus bersusah payah mengulurkan tangan keatas ataupun berdiri diatas ujung jari kaki. Sedangkan tangga portable dapat memudahkan anda menjangkau sudut atas pada ruangan yang hendak dicat. Kedua alat tersebut dapat membantu anda mencegah cedera otot akibat mengeksploitasi tubuh secara berlebihan ketika mengecat pada area yang sulit dijangkau.

Membersihkan Dan Memelihara Kuas Cat Dengan Benar


Membersihkan Dan Memelihara Kuas Cat Dengan Benar


Kuas cat yang berkualitas adalah peralatan mahal berpresisi yang mampu bertahan selama bertahun-tahun jika dirawat dengan benar. Dibawah ini ada beberapa teknik untuk mempersiapkan kuas cat, termasuk metode penyimpanan selama pemakaian hingga akhir projek pengecatan.

Memilih Kuas Cat Yang Murah
Tidak semua kuas cat memiliki kualitas yang sama. Berhemat dengan kuas cat kualitas rendah justru berdampak buruk pada proses maupun hasil pengecatan. Namun adakalanya kuas cat yang murah bisa dipakai untuk pekerjaan yang hanya membutuhkan peralatan cat sekali pakai. Kuas cat yang murah sebaiknya hanya digunakan untuk pekerjaan non finishing atau untuk pelapisan atau pengecatan pada area yang tidak terekspos . Murahnya harga kuas cat biasanya ditentukan oleh jenis material dan desain kontruksinya.

Bulu Kuas Cat
Bulu pada kuas cat yang murah biasanya terbuat dari nilon sintetis. Dan pada ujung bulu biasanya tidak terpotong secara presisi dan cenderung berserabut kasar. Hal tersebut merupakan sebuah kelemahan karena bagian ujung bulu kuas tidak mampu menahan cat sehingga mengakibatkan pengecatan yang tidak rapi. Dan seringkali bulu pada kuas mudah menjadi lengket dan mengeras.

Kuas Busa Cat
Walaupun menghasilkan finishing yang kurang baik dan tidak cocok untuk pengecatan, kuas busa sangat cocok dan praktis untuk pekerjaan pengeleman. Selain itu kuas busa juga sangat baik digunakan untuk finishing transparan furniture. Namun perlu diperhatikan bahwa kuas busa merupakan produk plastik yang tidak mudah terurai ketika dibuang.

Ferrule Kuas Cat
Ferrule adalah pengikat logam yang menjepit bulu pada kuas cat. Pada kuas cat yang murah biasanya terbuat dari aluminiun dan seringkali ferrule tidak menjepit dengan erat sehingga rentan terlepas dari gagang kayu kuas cat. Akibatnya bulu pada kuas mudah terlepas dari gagang kuas dan membuat pekerjaan pengecatan menjadi terganggu.


Memilih Kuas Cat Yang Berkualitas
Kuas cat yang berkualitas baik seharusnya menjadi peralatan yang standar digunakan untuk pekerjaan pengecatan interior rumah. Jenis bulu pada kuas dan jenis kuas dapat berbeda-beda tergantung dari media yang hendak dicat ataupun jenis cat yang digunakan. Kuas cat yang berkualitas membuat pekerjaan menjadi lebih mudah dan menghasilkan pengecatan yang baik. Pada dasarnya yang membuat kuas cat menjadi mahal adalah bagaimana kuas cat tersebut dibuat.

Jenis Kuas
Pada umumnya jenis kuas dapat dibedakan berdasarkan peruntukannya yaitu kuas dinding, trim, dan sash-trim. Kuas dinding berujung rata dan memiliki lebar kisaran 3 hingga 6 inchi.  Kuas trim juga berujung rata namun lebih tipis dan lebih pendek kisaran 1 hingga 2 inchi. Sedangkan kuas sash-trim berujung miring dengan lebar kurang dari 2 inchi. Kuas ini sangat cocok digunakan untuk pengecatan trim dinding atau pengecatan teknik cutting-in (pengecatan tepi atau sudut dinding).

Jenis Bulu Kuas
Bulu pada kuas cat yang berkualitas biasanya terbuat dari bahan sintetis (nilon poliester), bulu rambut binatang, atau campuran dari keduanya. Untuk cat berbasis minyak sebaiknya menggunakan kuas bulu alami. Sedangkan untuk cat berbasis air sebaiknya menggunakan kuas bulu sintetis karena kuas bulu alami mudah koyak. Namun Kuas bulu sintetis juga dapat digunakan untuk cat berbasis minyak dan sangat cocok untuk cat berbasis latek. Sedangkan bulu pada kuas cat yang berkualitas baik memiliki panjang yang rata, berujung lancip, dan bertekstur halus seperti rambut. Hal tersebut membuat proses pengecatan lebih halus karena ujung pada bulu kuas dapat menyimpan air. 

Ferrule
Pada umumnya logam pengait yang digunakan adalah logam anti karat yang dapat mencengkram kuat secara rapi. Sehingga bulu pada kuas tidak mudah terlepas dan lebih awet.


Mengkondisikan Kuas Cat Yang Masih Baru
Kuas cat yang baru dibeli tidak bisa dipakai begitu saja. Ada beberapa langkah metode untuk mengkondisikan kuas cat agar hasil pengecatan lebih optimal

1. Melenturkan bulu pada kuas cat dengan cara menepuk-nepuk bulu kuas ke telapak tangan dan ujung meja, dan memelintir bulu kuas dengan arah maju atau mundur
2. Mencelupkan kuas kedalam cat dan mengaplikasikan ke kertas koran beberapa kali membentuk pola menyilang.
3. Membersihkan bulu kuas yang menyatu dan lengket dengan pemotong kuku.
4. Merendam kuas bulu alami dengan minyak lindseed semalam sebelum kuas dapat dipakai.

Menyimpan Kuas Cat Selama Masa Jeda Pekerjaan
Untuk menyimpan kuas cat selama jeda pemakaian anda tidak perlu mencuci dan membersihkannya, melainkan cukup dengan mencelupkan kuas cat kedalam wadah cat. Namun perlu diperhatikan bahwa hanya 1/3 dari panjang bulu kuas yang boleh terendam oleh cat. Sedangkan jika anda ingin menyimpan kuas cat selama beberapa jam atau hari maka metode terpraktis adalah membungkusnya dengan plastik wrap secara rapat. Plastik wrap cukup murah, mudah diaplikasikan, dan dapat membungkus hingga kedap udara. 

Menyimpan Kuas Cat Untuk Jangka Waktu Yang Lama
Jika anda telah selesai melakukan pengecatan dan hendak menyimpan kuas cat untuk jangka waktu yang lama, maka langkah-langkah dibawah ini dapat anda ikuti, yaitu :

1. Menyingkirkan cat yang masih menempel pada bulu kuas dengan cara mengikis cat dengan pinggiran kaleng cat.
2. Mengaplikasikan kuas pada kertas koran dengan pola menyilang hingga cat pada bulu kuas mengering.
3. Menggunakan cairan pelarut yang sesuai untuk mengeliminir cat yang masih tersisa. Untuk cat berbasis minyak dapat menggunakan thinner dan cat berbasis latex menggunakan air.
4. Setelah kuas cat dibersihkan, cuci dengan air sabun dan bilas dengan air untuk mengeliminir sisa-sisa cat atau pelarut cat.
5. Tepuk-tepuk bulu kuas ke telapak tangan untuk meluruskan bulu pada kuas dan rapikan bulu pada kuas agar terlihat seperi kuas yang baru. Alat terbaik yang dapat digunakan adalah sisir kuas cat yang dapat diperoleh di toko cat dan toko bangunan.
6. Bungkus kuas dengan kertas tisu atau kertas koran dan ikat dengan karet gelang ataupun tape.

Mengenal Trisodium Phospate (TSP) Bahan Pencuci Dinding


Mengenal Trisodium Phospate (TSP) Bahan Pencuci Dinding


Trisodium phospate (TSP) adalah substansi kimia yang biasa digunakan sebagai bahan pembersih. Dikenal juga sebagai Sodium Phospate atau E339. Pada umumnya TSP berbentuk material butiran-butiran kristal yang berwarna putih. Material tersebut mudah larut dalam air dan memproduksi larutan alkalin. Pada awalnya TSP biasa digunakan sebagai bahan mentah pembuatan sabun atau deterjen, namun seiring waktu penggunaan TSP menjadi berkurang karena isu lingkungan. Produk lain yang biasanya mengandung TSP adalah bahan aditif makanan, pembersih noda, dan degreaser.

Pelarut Minyak Oli dan Grease Terbaik
TSP adalah pelarut minyak oli dan grease yang sangat dapat diandalkan. Terlebih jika dikombinasikan dengan bahan surfactan, TS menjadi pembersih terbaik untuk media yang keras maupun lunak.

Diaplikasikan Secara Luas dalam kebutuhan Industri
TSP juga digunakan secara dalam kebutuhan industri sebagai bahan. Pada umumnya digunakan dalam bentuk larutan atau konsentrasi air, yang ketika diaplikasikan ke media logam seperti tembaga, dapat mengurai oksidasi pada tembaga tersebut. Proses ini dapat menyisakan residu, namun mudah dibersihkan dengan bilasan air.

Pemakaian TSP untuk Pra Pengecatan
TSP juga dapat digunakan untuk membersihkan, melarutkan minyak pada dinding yang biasa dilakukan sebelum pengecatan baru. Hal ini disebabkan oleh kemampuan TSP menembus lapisan cat coating dan cat berbasis minyak atau lateks. Ada banyak metode alternatif untuk membersihkan dinding, namun hingga saat ini metode terefektif adalah menggunakan pembersih TSP. Jika menggunakan pembersih TSP untuk mencuci dinding maka proses pengamplasan menjadi tidak diperlukan. Sehingga hal ini dapat menghemat biaya dan waktu.

Membersihkan Endapan, Jamur, dan Kotoran
Pembersih TSP sangat efektif untuk membersihkan endapan kering, lumut, dan noda pada permukaan dinding maupun atap. Untuk aplikasi tuangkan beberapa tetes TSP ke air untuk membuat larutan TSP. Sebaiknya anda menggunakan alat pengaman karena TSP cukup berbahaya bagi kulit dan organ tubuh manusia.

Pada umumnya TSP tidak disarankan untuk penggunaan sebagai pembersih kamar mandi. Hal ini disebabkan karena larutan TSP dapat menodai permukaan logam pada shower atau kran yang dapat menimbulkan karat dan mengurangi usia pakai. Selain itu TSP juga dapat merusak ubin keramik. Sebaiknya anda menggunakan larutan pemutih (bleach) sebagai bahan pembersih di kamar mandi. Dalam kasus yang berat, anda dapat membuat formula pembersih berupa campuran larutan pemutih yang ditambah dengan sedikit bahan TSP.

TSP juga dapat merusak kulit dan organ tubuh lainnya. Dalam kasus ekstrim, dapat menyebabkan luka bakar dan kerusakan pada mata. Sangat dianjurkan untuk menggunakan alat pengaman berupa sarung tangan karet dan masker glass ketika menggunakan bahan TSP. Selain itu pastikan anda selalu membaca aturan pakai ketika menggunakan produk berbahan TSP.

Bahan Alternatif Pengganti Bahan Pembersih TSP
Ada beberapa bahan alternatif pengganti bahan pembersih TSP, yaitu :

Air Perasan Jeruk Lemon
Air perasan jeruk lemon (tanpa campuran air) sangat efektif untuk mengatasi jamur dan noda jamur.

Cuka Putih
Cuka putih sangat efekti untuk menghilangkan sisa lem dan noda jamur. Campuran cuka, borax, dan air hangat dapat menciptakan bahan pembersih yang sangat efektif dan dapat digunakan sebagai pengganti bahan TSP.

Sabun Deterjen
Sabun cuci juga sangat bagus digunakan sebagai pembersih pada berbagai jenis permukaan. Bahan tersebut sangat aman dan mudah digunakan untuk membersihkan setiap area rumah.

Baking Soda
Baking soda adalah pilihan yang sangat tepat untuk membersihkan berbagai jenis permukaan. Dan merupakan bahan alternatif pengganti TSP yang jauh lebih aman. Jika dicampur dengan cuka dan air hangat, baking soda dapat membersihkan berbagai noda membandel. Adonan baking soda yang dicampur air biasa digunakan untuk membersihkan noda membandel pada dinding. 

Menghindari Kesalahan Umum Dalam Renovasi Kamar Mandi


Menghindari Kesalahan Umum Dalam Renovasi Kamar Mandi


Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan ketika memutuskan untuk merenovasi kamar mandi. Kesalahan kecil dalam merenovasi bisa saja menjadi masalah besar dikemudian hari. Selain membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk perbaikan, namun juga membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. 

Hanya sedikit orang yang menyadari bahwa kamar mandi adalah satu-satunya ruangan yang memperoleh pengaruh lingkungan yang ekstrim. Kamar mandi dapat berubah menjadi sangat lembab dan mengalami perubahan suhu yang ekstrim. Kondisi tersebut sangat rentan terhadap serangan lumut dan jamur, terlebih ketika kamar mandi memiliki saluran ventilasi yang buruk. 

Pada dasarnya kamar mandi bukan hanya digunakan oleh anda, melainkan juga tamu-tamu anda. Kamar mandi yang baik dapat meninggalkan impresi yang baik terhadap keseluruhan rumah. Untuk itu gunakan uang anda dengan bijak dan buatlah perencanaan renovasi kamar mandi yang tepat dan sesuai. Dibawah ini terdapat beberapa kesalahan yang sebaiknya anda hindari.

Desain ruang yang tidak sesuai
Kamar mandi seharusnya memiliki ruang yang cukup untuk membuat nyaman pemakainya. Setiap instalasi yang terpasang sebaiknya tidak mengurangi ruang gerak pengguna. Sebagai contoh, tidak jarang instalasi shower terlalu memaksakan dan mengorbankan ruang kenyamanan. Bukan hanya membatasi gerak namun juga dapat mengganggu fungsi instalasi yang saling tumpang tindih. Untuk itu jika anda hendak merombak kamar mandi, maka buatlah desain dan prioritas yang sesuai dengan kebutuhan anda tanpa mengorbankan kenyamanan.

Kualitas produk atau furniture yang jelek
Tidak sedikit orang yang menyepelekan interior kamar mandi. Meski terlihat bagus dan mewah, produk murah tetap memiliki kualitas yang buruk. Pada umumnya produk murah hanya dilapisi cat krom yang mudah mengelupas dan berkarat. Mungkin anda bermaksud menghemat uang diawal, namun bisa saja anda harus menyisihkan banyak biaya, tenaga, dan waktu untuk perawatan. Terlebih ketika beberapa produk atau furniture mulai rusak termakan oleh usia, maka begitupula tampilan kamar mandi anda secara keseluruhan.

Ventilasi yang tidak sesuai
Mungkin ini adalah kesalahan yang paling umum terjadi ketika renovasi kamar mandi. Pemasangan ventilasi yang tidak tepat pada kamar mandi dapat menimbulkan berbagai masalah. Bukan hanya masalah tumbuhnya lumut dan jamur di kamar mandi, namun juga dapat menimbulkan masalah rembesan air akibat kondensasi pada ruangan sekitar. Pada umumnya kerusakan pada dinding rumah salah satunya disebabkan oleh masalah pada kamar mandi. Sangat dianjurkan untuk menggunakan exhaust fan yang dapat membuang uap air langsung keluar rumah. Exhaust fan tersebut dapat dimodifikasi agar dapat menyala ketika lampu kamar mandi dinyalakan.

Pemasangan ubin dinding yang kurang tepat
Hal ini merupakan salah satu kesalahan yang umum terjadi. Pada umumnya pemasangan ubin lantai membutuhkan dempul yang paling rentan terhadap serangan jamur. Usahakan menggunakan dempul ubin seminimal mungkin dan gunakanlah dempul yang berkualitas. Dempul yang tidak berkualitas mudah retak dan dapat menimbulkan masalah rembesan air pada dinding. Pilihlah warna dempul abu-abu gelap, bukan hanya untuk menambah nilai eksotis namun juga dapat menyembunyikan lumut dan jamur yang tumbuh.

Pemasangan ubin lantai yang kurang tepat
Memilih ubin yang tepat untuk lantai kamar mandi adalah hal yang sangat penting. Tidak sedikit orang yang menyepelekan urusan lantai kamar mandi. Ketika memilih ubin, pilihlah yang memiliki permukaan kasar untuk mencegah slip atau terpleset. Pemilihan material ubin juga sangat penting karena lantai selalu dalam keadaan basah. Selain itu perhatikan juga penggunaan dempul yang berkualitas. Retakan pada dempul atau ubin yang tidak berkualitas dapat menyebabkan kebocoran atau rembesan air pada dinding dan lantai di sekitar kamar mandi.

Tips Singkat Membersihkan Bekas Noda Pada Perabotan Kayu


Tips Singkat Membersihkan Bekas Noda Pada Perabotan Kayu


Noda kotoran yang membekas pada perabotan kayu dapat disebabkan oleh banyak hal. Sebagai contoh ketika anda mengecat ulang perabotan kayu, anda akan mendapati bekas noda tinta, pewarna, atau cat kuku. Untuk menghilangkan noda dari perabotan kayu tersebut, anda dapat mencoba tips singkat dibawah ini

1. Gunakanlah woodstain dengan warna yang lebih gelap untuk menutupi dan menyamarkan bekas noda yang berwarna lebih terang.

2. Gunakan cairan pemutih untuk membersihkan bekas noda dari bahan pewarna yang mengandung pewarna anilin. Pastikan anda menggunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari uap dari cairan pemutih tersebut.

3.  Untuk menyingkirkan bekas noda gelap berbentuk bulatan, keroklah menggunakan amplas kemudian aplikasikan pemutih kayu (oxalic acid) menggunakan sikat sintetis hingga noda tersebut menghilang.

4. Gunakan pisau plastik untuk mengikis noda cat kuku yang menempel pada kayu. Jika noda masih membandel, gunakan kain yang dibasahi air hangat untuk melunakkan cat kuku kemudian kikis menggunakan pisau plastik.

5. Gunakan sabut wol baja untuk mengamplas noda cat kuku. Sabut tersebut cukup kuat untuk mengikis lapisan cat kuku namun cukup aman dan tidak merusak permukaan kayu.

6. Gunakan berbagai alat pembersih seperti sabun cuci piring, baking soda, alcohol, pembersih cat kuku, pasta gigi, cuka, atau pembersih kaca untuk membersihkan noda tinta yang menempel pada kayu.

7. Gunakan larutan baking soda dan pasta gigi untuk membersihkan noda bekas air pada perabotan kayu. Gunakan kapas yang dibasahi dengan larutan tersebut kemudian usapkan pada permukaan yang bermasalah.

Namun perlu diperhatikan sebelum bereksperimen dengan berbagai metode diatas sebaiknya anda melakukan uji coba dengan mengaplikasikan pada area yang tidak mudah terlihat pada perabotan yang hendak anda bersihkan.

Memahami Perbedaan Antara Produk Primer dengan Cat


Memahami Perbedaan Antara Produk Primer dengan Cat


Mengecat setiap permukaan memiliki dua tujuan. Yaitu meningkatkan daya tarik pada struktur bangunan dan juga sebagai perlindungan pada permukaan struktur bangunan. Sebelum mengecat permukaan, pengaplikasian primer sangat direkomendasikan. Banyak orang bertanya mengapa primer diperlukan atau bisakah mengecat tanpa mengaplikasikan primer terlebih dahulu? Bagi orang awam perbedaan antara primer dengan cat tidak pernah dipahami dan seringkali dianggap sama. Untuk tampilan indah dan tahan lama pada cat, aplikasi primer sebelum mengecat adalah sebuah keharusan.

Sebelum mengecat dinding, sebaiknya anda memahami perbedaan antara primer dengan cat. Primer dan cat adalah dua produk yang berbeda meskipun terlihat sama. Mereka memiliki tujuan, fungsi, dan peruntukan yang berbeda. Dibawah ini ada  beberapa penjelasan mengenai perbedaan antara primer dengan cat.

Primer
primer adalah cat tanpa pigmen yang utamanya terdiri dari resin. Primer didesain untuk menciptakan ikatan yang kuat pada substrate permukaan dan juga sebagai pelapis yang kondusif untuk menerima paparan cat. Primer meresap dan menutup pori-pori permukaan sehingga menghasilkan lapisan dan daya rekat cat yang lebih baik. Primer adalah solusi terbaik untuk meningkatkan daya sebar cat dan mengatasi berbagai penyakit dinding seperti pembusukan dan jamur.  

Primer pada dasarnya tidak mengandung pigmen maupun bahan aditif lainnya sehingga  harga primer lebih murah ketimbang cat. Oleh karena itu primer selalu direkomendasikan untuk diaplikasikan sebagai pelapis awal (undercoat) dinding. Jenis primer yang digunakan menyesuaikan kebutuhan yang disesuaikan dengan permukaan yang hendak dicat. Begitupula jenis cat juga harus menyesuaikan jenis primer yang digunakan. Sebagai contoh primer untuk cat berbasis minyak berbeda dengan primer untuk cat latex. Beberapa jenis primer didesain untuk menghaluskan permukaan atau berfungsi sebagai filler pada dinding batu, beton, atau bata expose. Dibandingkan cat, primer tidak memiliki variasi warna yang banyak.

Cat
Pada dasarnya peruntukan cat sepertihalnya primer, hanya saja memiliki pigmen perwarna. Cat terbuat dari berbagai jenis resin dan menggunakan berbagai macam jenis bahan aditif yang tidak ada dalam primer. Bahan aditif tersebut memiliki berbagai macam fungsi dan tujuan tergantung dari spesifikasi atau fitur cat seperti daya rekat adesi, cepat mengering, ketahanan, anti jamur, dan lain-lain.

Cat memberikan warna dan tampilan gilap pada permukaan. Cat pada intinya adalah produk finishing yang menyedian kemampuan proteksi. Pigmen pada cat juga dapat membantu menutup permukaan. Jika cat diaplikasikan pada  permukaan yang tidak diaplikasikan primer, kemungkinan besar terjadi retakan, pengeluapasan, hingga pengkapuran dalam rentang waktu beberapa bulan. Agar tampilan cat tahan lama, melapisi permukaan dengan primer yang tepat adalah sebuah keharusan. Setelah anda mengetahui perbedaan antara primer dan cat, maka anda dapat menentukan pilihan produk dengan tepat dan bijaksana. 

Jenis-Jenis Cat Berdasarkan Spesifikasi Penggunaannya


Jenis-Jenis Cat Berdasarkan Spesifikasi Penggunaannya


Pada umumnya cat diberi nama dengan nama merek perusahaan ketimbang nama teknis produk cat. Berbagai macam jenis cat yang wakili dengan nama merek seringkali membingungkan banyak orang. Bagi sebagian orang sulit memahami perbedaan antara oil paint dengan emulsion paint, oil paint dengan distemper paint, ataupun silicon paint dengan rubber paint. Dibawah ini ada beberapa jenis cat yang dibedakan berdasarkan spesifikasi teknis yang dapat anda gunakan untuk memilih cat yang tepat sesuai kebutuhan anda.

Whitewash
Whitewash adalah cat murah yang terbuat dari campuran kapur, kanji, dan air. Cat ini digunakan untuk memutihkan dinding semen, bata dan kayu. Kadangkala ditambahkan pigmen fevicol sebagai pewarna cat.

Oil Paint
Oil paint adalah jenis cat lambat kering yang mengandung partikel pigmen terlarut pada minyak. Biasanya minyak yang dipakai adalah lindseed oil, tung oil, poppy oil dan nut oil. Oil paint cenderung bersifat kental dan liat dan memiliki tampilan halus dan glossy. Cat jenis ini lebih tahan noda namun menghasilkan gas yang beracun bagi kesehatan dan lingkungan. Dibandingkan dengan emulsion paint, penggunaan oil paint cenderung terbatas dan kurang sesuai untuk cat eksterior.

Emulsion Paint
Emulsi didefinisikan sebagai pencampuran dua cairan yang tidak menyatu dengan baik. Dua jenis cairan dapat menghasilkan jenis emulsi yang berbeda, seperti air dengan minyak yang membentuk dua jenis emulsi. Bagian pertama adalah emulsi minyak dalam air dimana air menjadi medium bagi minyak. Sedangkan bagian kedua adalah emulsi air didalam minyak dimana minyak sebagai medium.

Pada umumnya emulsion paint merupakan cat berbasis air. Air berperan sebagai medium bagi pigmen, binder, dan bahan aditif lain yang tersebar dalam bentuk molekular. Binder adalah bahan perekat yang membentuk lapisan film polimer pada permukaan. Biasanya binder yang digunakan adalah alkyd resin, acrylic resin, dan epoxy. Karena cepat mengering, emulsion paint dapat digunakan untuk indoor maupun outdoor.

Cement Based Paint
Cement based paint adalah jenis cat berbasis air yang berbentuk pasta semen. Semen berperan penting sebagai pembentuk ketahanan maupun kekerasaan pada permukaan cat. Cement paint tidak membutuhkan minyak atau bahan organic lain. Cement paint difungsikan sebagai pelapis anti air atau debu dan biasanya digunakan untuk mengecat media semen atau dinding dekorasi pada outdoor maupun indoor.

Enamel Paint
Enamel paint adalah cat berbasis minyak dengan tampilan glosy. Enamel paint mengandung timah tembaga, resin, dan minyak bumi. Enamel paint memiliki ketahanan yang lebih baik dan tampilan yang cenderung solid dan opaque.  Cat jenis ini dapat mengering dengan cepat atau lambat tergantung thiner yang digunakan.

Distemper Paint
Distemper paint adalah cat berbasis air yang mengandung kapur, batu apung, air, dan pigmen. Cat jenis ini biasanya berbentuk cair maupun pasta. Cat jenis ini termasuk dalam kategori cat murah namun dengan kualitas yang lebih baik ketimbang whitewash paint. Selain itu cat jenis ini dapat digunakan untuk indoor maupun outdoor.

Bituminous Paint
Bituminous paint adalah cat yang terbuat dari bitumen aspal atau tar batubara yang terlarut pada ekstrak mineral atau naptha. Pada umumnya berwarna hitam namun dapat ditambah pigmen untuk memberi warna yang diinginkan. Cat jenis ini memiliki ketahanan alkali yang sangat baik sehingga dapat digunakan untuk struktur bawah air,  waterproofing, produk baja, semen, kayu, dan tangki air portable.

Epoxy Paint
Epoxy paint terbentuk dari resin epoxy yang biasa digunakan sebagai pelapis lantai yang dapat memperkeras tekstur dan menghasilkan tampilan shiny.  Cat ini sangat kuat dan tahan banting sehingga biasa digunakan untuk melapisi lantai pada bangunan industrial, pharmacy, theater, dan workshop.

Latex Paint
Latex paint adalah cat berbasis resin sintetis dan pigmen yang terbentuk oleh emulsi polimer. Latex merupakan produk yang tercipta dari hasil penyadapan getah pohon sepertihalnya karet. Cat jenis ini dapat diaplikasikan pada dinding, trim, semen, kayu, dan lain-lain.

Rubber Paint
Rubber paint adalah cat emulsi yang mengandung chlorinated rubber sebagai bahan pengikat. Rubber paint merupakan salah satu jenis cat latex yang bersifat tahan air dan memiliki ketahanan yang baik terhadap berbagai kondisi. Cat jenis ini biasa digunakan untuk kapal, kolam renang, dan produk yang bersinggungan dengan air.

Textured Paint
Textured paint adalah cat yang mengandung filler serbuk kasar yang berperan sebagai pembentuk tekstur pada dinding. Biasanya filler yang dipakai adalah gypsum, pasir, atau media sejenis. Cat jenis ini menjadi populer karena dapat menghasilkan berbagai macam style yang unik pada dinding. Selain itu cat jenis ini dapat menutupi atau menyamarkan setiap bentuk kecacatan pada dinding.

Silicone Paint
Silicone Paint adalah jenis cat spesial yang mengandung resin alkyd yang dimodifikasi dan ditambah silikon. Cat jenis ini memiliki ketahanan dan kekuatan yang sangat baik, tahan panas, tahan karat, dan tahan terhadap abrasi atau retakan yang disebabkan oleh perubahan suhu. Biasanya digunakan untuk melapis baja, beton, dekorasi eksterior, tungku perapian, oven, dan lain-lain.

Anti-Corrosive Paint
Anti-corrosive paint adalah jenis cat yang mengandung pigmen tahan korosi seperti timah krom, timah merah, tembaga krom, atau seng krom. Kandungan logam tersebut tahan terhadap kerusakan akibat kelembapan, mineral garam, oksidasi, dan berbagai paparan pada industri kimia. Kebanyakan cat jenis ini diaplikasikan pada produk besi dan baja.

Fungicidal Paint
Fungicidal paint adalah jenis cat yang memiliki lapisan anti jamur. Pada umumnya kandungan anti jamur berasal dari bahan aditif spesial pada pigmen seperti logam zinc oxide yang biasa dipakai sebagai bahan anti jamur pada industri cat.

Mengenal Bahaya dan Jenis Jamur Yang Biasa Muncul Pada Rumah


Mengenal Bahaya dan Jenis Jamur Yang Biasa Muncul Pada Rumah


Jamur dapat menjadi beracun dan berbahaya jika mereka tumbuh pada kondisi yang spesifik. Jamur pada umumnya berkembang pada lingkungan yang basah dan gelap. Jamur dapat tumbuh di setiap permukaan pada rumah, kendaraan, kantor, dan setiap ruangan yang dihuni manusia.

Sangat penting untuk mengenali jenis jamur terkait potensi bahaya terhadap kesehatan. Dalam banyak kasus jamur dapat tumbuh tak terkendali sehingga membutuhkan penanganan dari para ahli untuk membasminya. Jamur dapat menjadi sangat beracun atau memiliki efek jangka panjang terhadap kesehatan tergantung jenis dan intensitas paparan jamur. Ada beberapa contoh dampak gangguan kesehatan yang disebabkan oleh paparan jamur, yaitu:

Alergi
Sebagaian orang memiliki kepekaan atau alergi terhadap jamur dan sebagian lain memiliki daya tahan yang lebih baik meski terpapar jamur dalam jangka panjang. Gejala-gejala yang timbul akibat alergi jamur adalah sesak nafas atau dada, batuk bersin, gatal tenggorokan, iritasi mata, iritasi kulit, dan pusing.

Infeksi Jamur
Orang yang memiliki sistem imun yang lemah sangat rentan terhadap resiko penyakit akibat paparan jamrur. Pada kenyataannya jenis orang tersebut berpotensi mengalami masalah serius infeksi paru-paru yang disebabkan oleh jamur.

Gangguan Pernafasan
Sebagai tambahan bahwa jamur buruk bagi kesehatan paru-paru, paparan jamur juga berpotensi menyebabkan gangguan pernafasan. Hal ini termasuk gejala batuk, bersin, dan sesak nafas. Terutama bagi anak-anak yang memiliki riwayat penyakit asma, paparan jamur dapat memperparah dan menimbulkan serangan asma.

Gejala Akut dan Kronis
Beberapa jenis jamur memproduksi mycotoxin, racun berbahaya yang mudah diserap oleh kulit, udara, dan saluran pencernaan. Efek jangka panjang paparan mycotoxin bagi tubuh dapat menyebabkan gejala kronis hingga kematian. Beberapa contoh gejala yang timbul akibat paparan mycotoxic meliputi kanker, kerusakan saraf otak, keguguran, serangan jantung, infeksi paru-paru, dan gangguan imunitas.

Mengatasi serangan jamur cukup sulit. Bukan hanya karena sulit diidentifikasi, namun juga cukup berbahaya untuk ditangani. Jika anda mengalami permasalahan serius berkaitan dengan serangan jamur, sebaiknya anda memanggil tenaga profesional. Pada dasarnya rumah anda mengalami kerusakan serius yang hanya dapat ditangani oleh tenaga profesional. Dan hal tersebut merupakan langkah penting sebelum melakukan renovasi rumah secara keseluruhan guna menghindari potensi bahaya yang dapat menerpa penghuni rumah.


Jenis-Jenis Jamur
Jamur dapat tumbuh dimana-mana. Jamur mendapat perhatian serius karena potensi bahaya yang ditimbulkannya. Tidak banyak orang yang mengetahui seberapa banyak jenis jamur, namun diperkirakan terdapat puluhan hingga ratusan jenis jamur. Beberapa diantara tidak berbahaya bagi kesehatan, namun tidak sedikit yang berpotensi membawa resiko kronis hingga kematian.

Ketika merujuk pada jamur yang biasa tumbuh di rumah, sangat penting untuk mengetahui jenis-jenis jamur tersebut. Masing-masing memiliki karakteristik, pola pertumbuhan, dan dampak kesehatan yang berbeda-beda. Selain itu juga penting untuk mengetahui habitat pertumbuhan jamur sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan. Biasanya jamur mudah tumbuh pada kamar mandi, basement, atap, dan seal jendela. Adapun level bahaya jamur dapat diklasifikasikan sebagai berikut :

Alergenik : Jamur dapat menyebabkan gejala alergi dan reaksi alergi seperti serangan asma
Patogenik : Jamur dapat menyebabkan gangguan kesehatan, penyakit, dan gejala akut.
Toxigenik : Jamur dapat memproduksi racun yang berbahaya bagi kesehatan hingga ancaman kematian


Dibawah ini terdapat beberapa jenis jamur yang biasa ditemui di rumah. Mengenali jenis dan perbedaannya dapat membantu anda mengidentifikasi jenis dan langkah penanganannya

Acremonium
Akremonium adalah jenis jamur beracun dengan tampilan yang selalu berkembang sepanjang waktu. Pada mulanya hanya berupa jamur kecil yang terasa basah dan berubah menjadi serbuk halus. Jamur ini biasanya berwarna pink, abu-abu, oranye, atau putih, dan biasa tumbuh pada perangkat pendingin ruangan, drain pans, dan seal jendela.

Paparan jamur ini sangat berbahaya dan berpotensi menyebakan penyakit organ internal, sumsum tulang, dan sistem kekebalan tubuh. Karena bersifat karsinogen, jamur ini juga dapat menyebabkan gangguan otak. Jamur ini biasanya tumbuh bersama jenis jamur lainnya yaitu strachbotrys yang juga dapat menimbulkan masalah serius pada rumah

Altenaria
Altenaria adalah jamur alergen yang paling umum di dunia. Secara fisik seperti lapisan bludru berwarna hijau gelap atau coklat. Pada umumnya tumbuh pada area yang basah dan lembab. Dalam rumah biasa menjangkiti dinding pada kamar mandi, dapur, atau area lain yang mengalami kebocoran atau rembesan air.

Sepertihalnya jamur alergen, altenaria menyebabkan gangguan asma dan THT. Karena penyebarannya yang cukup cepat, sangat penting untuk mengatasi secara dini sebelum kerusakan pada dinding semakin meluas.

Aspergillus
Aspergillus adalah jenis jamur yang berbentuk bulatan yang seiring waktu membentuk lapisan yang semakin menebal. Jamur ini mudah ditemui di rumah-rumah dan dapat menyebar dengan cepat. Selain itu, jamur ini juga memiliki warna yang sangat bervariasi.

Jamur jenis ini tergolong jamur alergen dan juga beracun tergantung jenis dan kondisi lingkungan. Jamur ini dapat menimbulkan gejala asma, infeksi paru-paru, dan gangguan pernafasan. Beberapa dari jenis jamur ini juga memproduksi aflatoxin yang bersifat karsinogen mematikan.

Aureobasidium
Aureobasidium adalah jenis yang biasa tumbuh dibalik lapisan cat, permukaan kayu atau wallpaper. Pada umumnya jamur ini berwarna pink, coklat, dan hitam. Akibat proses penuaan, warna jamur dapat berubah menjadi coklat kehitaman.

Masalah utama yang ditimbulkan oleh jamur jenis adalah infeksi mata, kulit, dan kuku. Selain itu jamur ini juga berpotensi menyebabkan alergi kulit sehingga sebaiknya anda menghindari kontak langsung ketika proses penanganan.

Chaetomium
Chaetomium umum ditemui di area yang mengalami kebocoran atau rembesan air. Jamur jenis ini berbentuk kapas halus yang seiring waktu berubah warna dari putih, abu-abu, dan coklat. Selain itu jamur jenis ini juga mengeluarkan aroma yang menyengat.

Jamur jenis ini dapat mengakibatkan infeksi kulit dan kuku. Pada beberapa kasus juga dapat memproduksi mycotoxin yang sangat berbahaya bagi sistem kekebalan tubuh. Karena pertumbuhannya sangat dipengaruhi oleh kelembapan lingkungan, maka sangat penting untuk memperbaiki sumber kerusakan air pada rumah. Selain itu jamur jenis ini juga biasa tumbuh atap, basement, dan pipa bocor. Mengatasi masalah kelembapan lingkungan dapat mencegah pertumbuhan jamur secara cepat.

Cladosporium
Cladosporium adalah jenis jamur alergen yang dapat tumbuh pada lingkingan yang hangat dan dingin. Jamur jenis ini seringkali ditemui pada perabotan kayu dan produk tekstil pada indoor rumah seperti korden, sofa, atau karpet. Jamur ini biasanya berwarna hijau gelap atau coklat dengan tekstur seperti suede.

Jamur jenis ini dapat mengakibatkan reaksi alergi pada mata, hidung, tenggorokan, dan kulit. Paparan jamur jenis ini dapat mengakibatkan iritasi kulit, infeksi paru-paru, asma, dan sinusitis. Meski tidak dikategorikan sebagai jamur beracun, sebaiknya anda menghindari kontak langsung dengan jenis jamur ini.

Mucor
Mucor adalah jenis jamur alergen yang biasa tumbuh pada lapisan cat atau dempul yang tebal. Seringkali berwarna putih atau abu-abu dan tumbuh dengan sangat cepat. Jamur jenis ini mudah ditemui pada dinding yang berdekatan dengan alat pendingin ruangan.

Jamur jenis ini dapat mengakibat gangguan sistem pernafasan seperti asma, sesak nafas, flu, demam, dan meriang. Pada kasus terburuk dapat mengakibatkan infeksi sinus, paru-paru, hingga otak. Selain itu juga dapat menginfeksi hidung dan mata yang berimbas pada gangguan darah, saluran pencernaan, dan ginjal. Sebaiknya anda menyewa jasa profesional untuk mengatasi virus jenis ini atau setidaknya anda membekali diri dengan peralatan safety seperti masker dan sarung tangan. 

Penicillin
Penicillin adalah jenis jamur yang mudah dikenali karena memiliki ciri khas yaitu  berwarna biru atau hijau dan bertekstur seperti bludru. jamur jenis ini seringkali ditemui pada area  kebocoran atau rembesan dan material indoor seperti karpet, wallpaper, dan matras.

Meski dikenal sebagai antibiotik, jamur jenis ini juga dapat menyebabkan gangguan pernafasan akut ketika tumbuh didalam rumah. Spora yang dihasilkan mudah beterbangan dan terhirup oleh penghuni rumah. Jamur jenis ini dapat menyebabkan gangguan asma, sesak nafas, dan sinusitis. Karena jamur jenis ini berkaitan dengan area yang basah atau lembab, sangat penting untuk memperbaiki setiap kebocoroan pada pipa air maupun dinding untuk mencegah penyebaran jamur jenis ini.

Stachybotrys
Stachybotrys juga dikenal sebagai jamur hitam jahat. Jamur ini merupakan jamur beracun yang dapat mengakibatkan reaksi alergi. Biasanya berwarna hijau gelap atau hitam dan memiliki tekstur licin. jamur jenis ini muncul pada area basah dengan tingkat kelembapan tinggi, dan biasa ditemui pada material berbahan dasar kayu.

Jamur jenis ini juga disebut sebagai jamur beracun yang memproduksi mycotoxins yang menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Pada umumnya gejala yang timbul adalah sesak nafas, sinusitis, letih, hingga depresi. Selain itu jamur ini juga dapat menimbulkan sensasi panas pada pernafasan, sesak dada, batuk, mimisan, demam, hingga sakit kepala

Stachybotrys juga dapat menyebabkan gangguan neurologi pada anak-anak dan pendarahan pada kehamilan. Karena itulah sebaiknya anda menjauhkan anak-anak dari paparan jamur jenis ini dan memanggil tenaga profesional untuk menangani jamur tersebut.

Trichoderma
Trichoderma adalah jenis jamur alergen yang memiliki 5 subjenis yang berbeda. Pada umumnya berbentuk bulatan kecil berwarna putih hijau. Jamur jenis ini dapat menyebar dengan cepat membentuk cluster lapisan wool yang memadat seiring waktu. Jamur jenis ini mudah tumbuh pada permukaan yang basah pada wallpaper, karpet, atau produk tekstil. Selain itu juga dapat tumbuh pada sekitar alat pendingan ruangan yang mengalami kondensasi.

Pada umumnya jamur jenis ini tidak bersifat patogenic, namun sebagian lain dapat menyebabkan infeksi paru-paru dan liver. Ketika memproduksi mycotoxins, jamur jenis juga bertindak seperti jamur stachybotrys. Selain itu, jamur jenis ini juga sangat merusak material bangunan pada produk kayu dan tekstil melalui proses pembusukan dan pelapukan. Penanganan jamur jenis ini harus melibatkan tenaga ahli sebelum dapat merusak bangunan lebih lanjut dan menimbulkan gangguan kesehatan

Tanda-Tanda Anda Memiliki Masalah Drainase Air Pada Rumah


Tanda-Tanda Anda Memiliki Masalah Drainase Air Pada Rumah


Mengatasi masalah drainase air rumah lebih awal lebih mudah untuk dilakukan dan dapat menghemat banyak uang ketimbang membiarkannya semakin berlarut. Tidak perlu menjadi ahli untuk dapat mengidentifikasi gejala yang disebabkan oleh drainase air yang buruk. Namun seringkali gejala tersebut terlihat samar dan tidak jelas. Dibawah ini ada beberapa petunjuk dan panduan untuk mengidentifikasi gejala-gejala tersebut. Sehingga anda dapat menghemat banyak uang untuk perbaikan yang lebih awal.

Luberan pada Talang Air
Air mancur yang berasal dari talang air disebabkan oleh daun-daun atau serpihan-serpihan material bangunan yang menghalangi aliran air. Sedangkan tanda-tanda lain yang mudah terlihat adalah noda kotoran yang membentuk garis vertikal, noda percikan kotoran tanah berlumpur, atau pengelupasan lapisan cat dinding secara vertikal. Jika anda tidak melakukan penanganan segera, maka rembesan pada air talang dapat merusak dinding, lapisan cat, dan struktur bangunan. Solusi termudah adalah membersihkan daun-daun atau serpihan material bangunan yang membuat mampat saluran air. Atau kemungkinan lain adalah anda memiliki talang air yang kekecilan atau tidak terpasang dengan sempurna. Untuk itu anda harus menggantinya dengan ukuran yang sesuai dan memastikan pemasangan talang air dengan tepat.

Masalah Pada Pipa Pembuangan Air
Setiap air hujan yang menimpa atap seluas 300m2 dapat menghasilkan lebih dari 2300 liter air. Membuang air dalam jumlah yang sangat banyak dan terlalu dekat dengan pondasi rumah dapat membuat air tersebut masuk kembali ke lapisan tanah dibawah bangunan rumah. Tanah yang jenuh air akan menimbulkan masalah kelembapan rumah seperti kerusakan lantai, timbulnya jamur, serta pelapukan pada dinding dan perabotan rumah. Solusi termudah dan termurah adalah menjauhkan ujung saluran pipa pembuangan air dari rumah dengan perpanjangan pipa air.

Retakan pada Pondasi Rumah
Pada pondasi rumah biasanya terdapat retakan kecil yang muncul seiring usia rumah. Anda bisa menghiraukannya, namun jika retakan tersebut semakin membesar maka itu adalah tanda bahwa anda memiliki potensi masalah di kemudian hari. Retakan biasanya timbul pada proses pengecoran semen dimana penumpukan lapisan semen tidak dapat menyatu secara sempurna. Pada dasarnya retakan tersebut cukup aman dari rembesan air dan anda cukup menambalnya dengan dempul. Namun jika retakan semakin melebar berarti terdapat masalah drainase air yang merusak struktur pondasi rumah. Sebaiknya anda memanggil teknisi bangunan untuk mengidentifikasi dan memberikan solusi teknis untuk mengatasi masalah tersebut.

Kerusakan dan Pengkapuran pada dinding
Jika anda melihat kerak berwarna putih atau abu-abu pada dinding, itu adalah efflorescene, yaitu timbunan kandungan mineral yang mengkristal akibat proses penguapan air. Atau kemungkinan lain adalah dinding anda melapuk dan mengalami erosi. Efflorescene timbul pada area yang jenuh air dan mengalami pengembunan. Hal tersebut tidak merusak struktur bangunan, namun sebaiknya anda memeriksa saluran air, pipa pembuangan, dan mengecek kondisi tanah disekitar pondasi rumah. Sedangkan kerontokan pada dinding disebabkan oleh rembesan air yang masuk kedalam lapisan dinding. Jika kerusakan lebih dalam dari 1/2 inchi dan meluas, kemungkinan terdapat masalah serius pada sistem drainase air yang terhubung pada pondasi rumah.

Timbulnya Jamur di Loteng
Loteng mungkin menjadi tempat yang aneh untuk mengecek masalah drainase air. Namun jamur yang muncul pada lantai loteng dapat menjadi petunjuk untuk mengetahui adanya masalah serius pada lantai bawah. Kipas pembuangan udara pada kamar mandi mengalirkan uap air panas langsung ke loteng. Dimana ketika terjadi pengembunan dapat meningkatkan kelembapan udara dan menimbulkan jamur. Untuk itu pastikan anda memasang saluran pembuangan udara langsung keluar rumah. Kemungkinan terburuk adalah kelembapan pada lantai dasar merangkai naik dan mengalami pengembunan di area loteng. Untuk itu anda harus menghentikan sumber masalah genangan air pada lantai dasar.

Memahami Istilah-Istilah Warna (Hue, Tints, Tones, Shades)

Memahami Istilah-Istilah Warna (Hue, Tints, Tones, Shades)


Istilah-istilah warna (Hue, Tint, Tone, dan Shade) cukup asing bagi orang awam. Padahal istilah atau nama tersebut sangat penting untuk dipahami agar dapat mendefinisikan dan mengidentifikasi warna cat yang hendak dipilih dalam kartu warna.

Warna Hue
Hue adalah jenis atau nama warna yang original dan natural. Hue terdiri dari jenis warna primer dan sekunder seperti Merah, Oranye, Kuning, Hijau, Biru, dan Ungu. Selain itu, hue adalah jenis warna dominan dalam kelompok warna dimana tidak tercampuri oleh unsur warna hitam, putih, atau abu-abu. Dan warna-warna tersebut (abu-abu, hitam dan putih) tidak termasuk dalam warna hue.

Pada umumnya warna hue terdiri dari 12 warna primer-sekunder yang terdapat dalam wheel color. Ketika mencampurkan warna yang spesifik, mulailah dengan mengidentifikasi jenis warna original (hue). Seringkali warna hue yang tertera dalam katalog warna bukan merupakan warna asli melainkan kombinasi warna untuk meniru suatu jenis warna hue. Konsekuensinya adalah warna hue yang tidak akurat dan tidak tercampur dengan sempurna.

Warna Tint
Tint adalah jenis atau nama warna yang tercampur dengan unsur warna putih. Warna tint juga biasa disebut sebagai warna pastel atau warna lembut. Warna tint terlihat lebih cerah namun tidak terlihat lebih terang. Lebih tepatnya warna tint merupakan versi warna pucat pada jenis warna hue. Untuk menciptakan cat berwarna tint cukup dengan menambahkan warna putih pada cat yang berwarna natural (hue). 

Untuk menghasilkan warna pucat (tint), mulailah dengan cat berwarna putih yang kemudian dicampurkan dengan warna original yang anda pilih. Lakukan penambahan warna original secara gradual hingga diperoleh warna yang diinginkan. Kadangkala, penambahan warna putih yang berlebih dapat merusak tampilan warna cat dan membuat warna cat menjadi terlihat jelek dan terkesan pudar.

Warna Tone
Tone adalah jenis atau nama warna yang tercampur dengan unsur warna abu-abu dimana warna abu-abu merupakan kombinasi yang hanya terdiri dari warna hitam dan putih. Warna tone merupakan jenis warna hue yang memiliki kepekatan atau ketajaman yang lebih rendah. Warna tone terlihat lebih keruh atau lebih teduh ketimbang warna originalnya. Pencampuran warna abu-abu yang berlebih membuat warna cat menjadi tampak kusam atau pucat.

Warna abu-abu yang benar adalah warna abu-abu yang terbentuk dari kombinasi warna hitam dan putih. Anda dapat menyimpan bibit warna tone dengan membuat formula campuran warna hitam dan putih dengan tingkat kegelapan yang berbeda semisal abu-abu terang, abu-abu netral, dan abu-abu gelap. Namun perlu diperhatikan, penambahan warna abu-abu (tone) yang berlebih dapat membuat warna original menjadi tambah keruh dan kusam. 

Warna Shade
Shade adalah jenis atau nama warna yang tercampur dengan unsur warna hitam. Berbeda dengan tone, warna shade tidak mengubah level original (hue) hanya saja merupakan versi yang lebih gelap dari warna original tersebut. Warna shade membuat warna original terlihat berwarna tua, berbayang hitam, atau lebih pekat.

Untuk menciptakan warna yang lebih gelap (shade) cukup dengan menambahkan warna hitam pada warna original yang anda inginkan. Mulailah dengan warna original kemudian tuangkan warna hitam secara gradual hingga diperoleh warna yang diinginkan. Sepertihalnya pada penambahan warna abu-abu (tone), penambahan warna hitam yang tidak tepat dapat membuat warna original menjadi terlihat keruh dan kusam.

Tips Membersihkan Noda Kotoran Dan Minyak Pada Dinding


Tips Membersihkan Noda Kotoran Dan Minyak Pada Dinding


Pada dasarnya, membersihkan dinding dari kotoran debu atau sarang laba-laba cukup mudah. Namun untuk membersihkan dinding dari kotoran-kotoran tertentu seperti noda lemak, bekas air, tinta spidol, atau noda krayon, membutuhkan treatment khusus bahkan harus melakukan pengecatan ulang. Dibawah ini ada beberapa tips singkat yang dapat anda coba untuk membersihkan noda yang membandel sebelum anda memutuskan untuk mengecat ulang dinding tersebut.

Lemak Dapur
Noda lemak pada umumnya disebabkan oleh residu asap penggorengan. Jika ruangan dapur tidak memiliki sistem ventilasi yang baik maka noda lemak dapat melekat pada dinding dan kabinet dapur. Untungnya air sabun biasa dapat menghilangkan noda lemak tersebut pada dinding.

Untuk Noda kecil, campurkan 1/4 sendok teh sabun dengan air hangat. Usap dan guyur dengan air bersih kemudian keringkan. Untuk noda membandel gunakan larutan cuka putih yang dicampur dengan air dengan formula 1 banding 2 (cuka putih vs air)

Tumpukan Noda Debu Tanah
Lemak pada kulit biasa menempel pada dinding, kabinet, pintu, bingkai jendela, dan lain-lain. Anda bisa menemukan produk khusus untuk membersihkan dinding atau membuat sendiri dengan formula sebagai berikut :

  • 1 cangkir larutan amonia
  • 1/2 cangkir cuka putih
  • 1/4 baking soda
  • 1 galon air hangat

Campurkan semua larutan diatas dan gunakan spon atau kain untuk membersihkan noda pada dinding. Kemudian bilas dengan air bersih dan keringkan.

Noda Krayon
Jika anda kesulitan menemukan produk pembersih dinding, ada beberapa alternatif yang dapat digunakan untuk memebrsihkan noda krayon. Anda bisa menggunakan pasta gigi, karet penghapus, tisu bayi, atau larutan baking soda.

Noda Spidol Permanen
Noda spidol permanen adalah yang paling sulit untuk dibersihkan. Rendam bola kapas dengan alkohol dan seka pada noda spidol tersebut. Selain itu, anda juga bisa menyemprotnya dengan hairsprayer kemudian menyeka luberan air pada dinding.

Noda Tinta Pena
Tinta pena atau ballpoint biasanya terbuat dari minyak. Biasanya dapat diatasi dengan busa cukur atau pembersih cat kuku. Pastikan ruangan dalam keadaan terbuka ketika menggunakan alat pembersih berbasis minyak.

Noda Jamur Mildew
Mildew adalah jenis jamur yang terbentuk oleh noda sabun dan minyak tubuh. Untuk membersihkan dari dinding semprotkan larutan air cuka dengan komposisi : 1 sendok makan cuka putih untuk seliter air. Atau bisa juga dengan sabun cuci laundry dengan cara mengusapkan air sabun tersebut pada noda jamur kemudian bilas dengan air bersih.

Noda Air/Noda Kapur
Air yang banyak mengandum mineral biasanya menimbulkan noda air pada dinding yang sering terpapar air seperti dapur atau kamar mandi. Untuk membersihkan noda tersebut anda bisa menggunakan larutan pemutih dengan formula secangkir pemutih untuk segalon air. Namun Jika metode diatas gagal anda harus mengecat ulang dinding dengan cat primer yang mengandung anti alkali.

Pengaruh Pencahayaan Terhadap Warna Dinding


Pengaruh Pencahayaan Terhadap Warna Dinding


Sudah kita ketahui bahwa warna pada dinding tidak akan selalu sama selama 24 jam. Sebagai contoh, tampilan dan warna pada lantai kayu yang coklat bisa berbeda sama sekali selama siang dan malam hari. Hal ini disebabkan karena dua faktor, yaitu kemampuan sebuah warna untuk menyerap cahaya dan jenis pencahayaan itu sendiri. Warna hitam cenderung menyerap semua jenis warna dan sebaliknya warna putih memantulkan semua jenis warna. Adapun warna biru hanya menyerap warna merah.

Dibawah ini adalah penjelasan bagaimana tingkat pencahayaan mampu mempengaruhi warna cat dinding yang anda pilih agar anda tidak memilih warna cat untuk hunian anda.

Dampak Cahaya Matahari
Pencahayaan alami harus menjadi pertimbangan dalam memilih warna cat dinding. Selain pengaruh intensitas cahaya yang disebabkan oleh perubahan waktu siang-malam, perubahan warna dinding juga dipengaruhi oleh posisi arah mata angin rumah hunian yang berkaitan dengan posisi datangnya sinar matahari.

Ruangan Menghadap Utara
Pencahayaan alami pada ruangan cenderung dingin dan bernuansa biru. Warna yang tajam akan tampil lebih baik ketimbang warna yang lembut (warna pastel). Sedangkan warna terang akan terlihat semakin pucat.

Ruangan Menghadap Selatan
Ruangan yang menghadap selatan mendapakan pencahayaan kuat yang cukup banyak. Sangat cocok untuk dikombinasikan dengan warna yang dingin ataupun hangat. Warna yang gelap akan terlihat lebih terang dan warna yang terang akan terlihat silau dan memantulkan cahaya.

Ruangan Menghadap Timur
Cahaya matahari yang datang dari arah timur cenderung bersifat hangat dan berwarna kuning ketika pagi hari. Dan seiring waktu cahaya matahari tersebut berubah menjadi berwarna biru. Warna yang cocok untuk ruangan ini adalah merah, oranye, atau kuning.

Ruangan Menghadap Barat
Cahaya di sore hari yang menimpa ruangan yang menghadap barat terlihat indah dan hangat. Namun intensitas cahaya yang hanya sedikit dipagi hari membuat warna dinding berbayang dan tampak pucat.

Dampak Cahaya Sinar Lampu
Jenis lampu dapat mempengaruhi perubahan warna pada dinding.

Lampu Bohlam
Lampu Bohlam yang berwarna kuning amber membuat warna merah, oranye, atau kuning pada dinding menjadi semakin tampak jelas, sedangkan warna biru dan hijau menjadi tertutup.

Lampu Fluorescent
Lampu fluorescent yang berwarna putih susu cenderung bersifat datar dan dingin. Warna yang dihasilkan oleh lampu jenis ini meenguatkan warna biru atau hijau pada dinding ruangan.

Lampu Halogen
Lampu Halogen yang berwarna putih terang tidak jauh berbeda dengan cahaya alami dan membuat semua jenis warna semakin tajam. Pemakaian lampu halogen membuat perubahan warna akibat perubahan waktu siang malam menjadi tidak terlalu timpang.

Lampu Led
Lampu led memiliki fitur untuk mengatur jenis warna dan intensitas cahaya. Penggunaan lampu led sebagai penerang ruangan lebih bebas karena mudah untuk disesuaikan dengan warna dinding.


Sebelum memutuskan untuk memilih warna cat, sebaiknya anda melakukan uji coba warna tersebut yang diaplikasikan pada berbagai ruangan atau perbedaan waktu siang-malam. Jenis cat yang memiliki efek shiny juga berpengaruh terhadap pencahayaan. Jenis cat glossy lebih mudah mengubah warna sedangkan jenis cat matte atau flat menampilkan warna yang orisinil pada tingkat pencahayaan yang kuat. Selain itu warna lantai atau karpet juga harus menjadi pertimbangan karena memiliki pengaruh yang sama dengan warna pada dinding.

Enam Hal Yang Sebaiknya Anda Putuskan Sebelum Mengecat


Enam Hal Yang Sebaiknya Anda Putuskan Sebelum Mengecat


Memperoleh suasana baru cukup menyenangkan untuk dilakukan. Terutama jika hal ini berkaitan dengan pekerjaan penataan ulang kamar atau rumah anda. Namun perlu diperhatikan bahwa setiap pekerjaan tersebut selalu membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit. Untuk itu, sebaiknya anda menyisihkan sedikit waktu untuk memikirkan berbagai pertimbangan agar pekerjaan yang  anda lakukan tidaklah sia-sia karena hasilnya tidak sesuai harapan anda sebelumnya. Ada setidaknya enam perkara yang sebaiknya anda putuskan sebelum mengecat kamar, yaitu :

1. Ruangan yang seperti apa yang anda inginkan?
Banyak orang-orang yang tidak berfikir tentang suasana hati yang ingin mereka ciptakan pada sebuah ruangan yang hendak dirombak. Padahal suasana hati adalah perkara yang sangat penting karena menyangkut kenyamanan dan rasa betah.  Bahkan ketika anda hanya sekedar ingin menata ulang kamar. Sebaiknya anda meluangkan waktu untuk memikirkan tentang suasana hati yang terbentuk pada ruangan yang anda tata.

Sebagai contoh, ketika anda menginginkan kamar tidur yang terasa tenang dan hening sebagai oase dari kepenatan hidup, anda akan membayangkan suatu warna yang cerah dan sejuk dipandang seperti hijau atau biru. Sebaliknya warna merah terang atau orange tidak akan membuat anda terasa betah karena warna tersebut cenderung panas dan aktif. 

2. Apakah anda adalah orang yang cepat bosan?
Karakter dan kepribadian anda biasanya tercermin dari cara anda menata ulang sebuah kamar. Untuk itu anda harus memahami dengan betul apa yang sebetulnya anda inginkan untuk kamar anda. Terlebih jika anda merasa mudah bosan atau gemar bekreasi sehingga anda senang untuk melakukan penataan ulang secara berkala. Maka pilihlah warna yang cukup mudah dikombinasikan dengan berbagai perabotan dan pernak-pernik yang anda miliki.

Sebagai contoh mungkin anda dapat memberi warna netral pada dinding seperti putih, abu-abu atau krem coklat. Atau warna lembut seperti pink muda, lavender, biru pucat yang dapat dikombinasikan dengan berbagai perabotan yang biasanya berwarna tajam atau gelap. Kombinasi warna dinding dan perabotan yang sama-sama pekat atau tua sangat tidak dianjurkan karena warna-warna tersebut saling bersaing satu sama lain.

3. Seberapa sering anda menempati ruangan tersebut?
Faktor pencahayaan dapat mempengaruhi tampilan warna pada dinding. Sebagai contoh warna cat pada dinding di pagi hari bisa terlihat berbeda dibanding ketika di sore hari. Bahkan sinar lampu dimalam hari dapat membaurkan warna sehingga tampak berbeda dengan warna yang seharusnya. Karena itulah anda perlu mempertimbangkan warna yang tepat untuk ruangan yang menjadi pusat kehidupan anda. Anda dapat berkunjung ke toko cat untuk mendapatkan sample dan menguji cat tersebut terhadap pengaruh pencahayaan matahari atau sinar lampu.

4. Seberapa luas ruangan tersebut? 
Sebuah ruangan biasanya hanya memiliki satu warna yang menjadi tema utama. Semakin besar sebuah ruangan maka akan semakin dominan pula warna tersebut. Dan semakin dominan sebuah warna maka akan semakin melipatgandakan efek dari kesan atau nuansa sebuah warna. Sehingga warna yang dominan sama pada keseluruhan ruangan dapat menimbulkan perasaan yang terlalu dalam dan justru merusak suasana hati anda.

Pola pikir lama yang menganggap bahwa ruangan kecil tidak bisa dicat dengan warna gelap dianggap sudah usang. Bukan perkara mengenai dampak psikologis dari warna gelap yang cenderung mempersempit ruangan, melainkan mengenai suasana hati dan selera untuk memilih warna gelap. Jika anda menyukai ruangan yang terasa gelap dan nyaman, jangan ragu-ragu untuk memilih warna gelap sebagai warna dominan pada ruangan atau rumah anda.

5. Apakah sudah dilakukan uji coba pengecatan?
Jangan sekali-sekali mengecat tanpa melakukan uji coba hasil tampilan warna cat. Hal ini cukup jelas namun tidak dilakukan oleh setiap orang. Biasanya mereka hanya melihat kartu warna yang dapat mereka jumpai di toko cat. Lalu memilih warna yang mereka sukai padahal warna pada kartu warna tidak selalu sama dengan warna aslinya.

Langkah terbaik untuk menguji sebuah cat adalah mengaplikasikan cat pada berbagai sisi dinding. Terutama berkaitan dengan pengaruh pencahayaan matahari terhadap warna cat seperti di sudut ruangan, dekat jendela, dan sisi atas atau bawah dinding. Begitupula sinar lampu yang menerpa setiap sudut ruangan  menghasilkan tampilan warna yang berbeda-beda. Maka sangat penting untuk memperoleh gambaran akurat mengenai warna yang benar-benar anda inginkan untuk dinding rumah anda.

6. Apakah anda mempunyai anggaran dan alasan untuk mengecat ulang?
Orang-orang yang gemar berkreasi biasanya tidak memiliki kendala dalam mengalokasikan waktu dan biaya untuk memilih warna kesukaan mereka. Jika anda termasuk orang yang demikian, maka pilihlah warna yang tegas dan pekat dan lakukan pengujian warna dengan mengecat bidang tertentu.

Jika anda bermasalah dengan cat pada keseluruhan ruangan dan tidak menyukai tampilannya dari waktu ke waktu, maka ingatlah itu hanyalah sebuah cat yang bisa anda ganti sesuka anda. Pergilah ke toko cat, anda hanya butuh beberapa jam untuk memilih warna dan beberapa hari untuk mengecat ulang ruangan. Anda tidak akan tahu sebelum anda mencoba. Selama anda merasa perlu untuk mengecat ulang, maka lakukan saja.

Cara Terbaik Membersihkan Kuas Cat


sisir kuas cat antilum


Cara termudah untuk membersihkan kuas cat adalah dengan merendamnya semalaman. Namun perlu diperhatikan merendam kuas cat terlalu lama dapat merusak kuas tersebut. Kayu pada kuas dapat mengembang karena jenuh air kemudian dapat menekan pengait logam pada bulu kuas dan membuatnya terlepas.

Kadangkala, cara terbaik untuk membersihkan kuas adalah dengan tidak membersihkannya. Semisal, jika anda sedang mengecat dan ingin melanjutkan pengecatan besok atau lusa, anda cukup membungkus kuas tersebut dengan kain basah. Kemudian tutup pada wadah yang tertutup rapat untuk menjaga kelembapan cat pada kuas tersebut. 

Alirkan air hangat pada kuas untuk membersihkan sisa-sisa cat yang masih tersisa. Kemudian sisir dengan sisir kuas secara lurus dan biarkan kering sempurna. Kemudian simpan kuas tersebut kedalam wadahnya. Jika kuas bulu menjadi kusut dan lengket di tempat penyimpanan, maka bilas dengan air dan lakukan penyisiran ulang dan biarkan hingga kering. Pastikan tidak ada material benda padat atau cat yang mengeras pada kuas karena dapat merusak kualitas kuas tersebut

Bahkan kuas cat yang berkualitas pun akan berubah setelah beberapa jam pemakaian. Jika anda sedang melakukan pengecatan pada lis dinding, sudut dan tepi dinding, atau membutuhkan pengecatan yang lurus rapi, maka sebaiknya anda tidak menggunakan kuas yang telah terendam air. Sebaiknya anda menggunakan kuas yang benar-benar kering dan kaku. Proses pembersihan kuas diusahakan seminimal mungkin dan dilakukan hanya jika pekerjaan telah selesai atau ingin mengganti warna. 

Bahkan jika anda sedang mengecat warna putih dan ingin mengganti warna lain yang bernuansa putih, anda dapat langsung mengkuasnya tanpa perlu mengganti atau membersihkan kuas tersebut. Mungkin warnanya dapat berubah namun anda dapat menutupinya untuk pengkuasan berikutnya.

Tips Mengecat Kamar Mandi

mengecat kamar mandi antilum


Kamar mandi seringkali terlewatkan ketika ingin mendekorasi ulang rumah. Sebaiknya anda tidak melewatkannya karena kamar mandi dapat mencerminkan kepribadian anda. Terutama bagi orang asing atau tamu yang berkunjung yang dapat terkesan dengan tampilan kamar mandi yang menarik

Perhatikanlah jenis cat yang anda pilih. Bukan hanya perkara memilih warna, namun perkara mengenai batas toleransi cat terhadap kelembapan dan kemudahan dalam pembersihan. Dibawah ini ada beberapa langkah untuk mewujudkan tampilan kamar mandi yang menarik

Memilih Jenis Tampilan Akhir Cat
Sangat penting untuk memilih jenis tampilan akhir cat karena sifat kamar mandi yang rentan basah dan harus sering dibersihkan. Sebaiknya anda memilih jenis cat satin atau semi gloss untuk dinding kamar mandi. Cat jenis tersebut dapat memberikan perlindungan terhadap tingkat kelembapan yang ekstrem dan mudah untuk dibilas. Sedangkan cat jenis  semi gloss atau high gloss adalah pilihan yang tepat untuk pengecatan pada trim dinding dan furniture kayu pada kamar mandi

Mengosongkan Area Kerja
Kosongkan area kerja kamar mandi dengan menyingkirkan segala pernak-pernik dekorasi yang dapat mengganggu proses pengecatan. Jika perlu anda dapat melepas penutup tombol saklar lampu atau listrik dengan peralatan yang memadai

Lindungi Setiap Permukaan
Untuk dekorasi yang tidak dapat dipindahkan, anda dapat menutupinya dengan kain kanvas atau kertas koran. Gunakan painters tape untuk menutupi area yang tidak ingin dicat seperti baseboard atau trim dinding. Gunakan kape untuk merapikan pemasangan painters tape agar cat tidak merembese kedalamnya

Membersihkan Area Kerja dan Melakukan Persiapan Pengecatan
Adalah penting untuk membersihkan dinding dari kontaminan debu atau minyak sebelum melakukan pengecatan. Gunakanlah vacum cleaner untuk membersihkan setiap sudut atau tepi dining. Gunakan dempul untuk meratakan pecahan atau retakan pada dinding. Tunggu hingga kering kemudian diamplas halus. Selain itu, anda juga dapat membersihkan dengan air sabun yang hangat untuk membersihkan noda atau debu yang membandel

Cat Kamar Mandi Anda
Gunakanlah peralatan cat yang bersih dan dalam kondisi baik. Pertama, catlah setiap tepi dinding dengan teknik cut in. Kemudian gunakanlah kuas roll untuk mengecat area sisanya. Lakukanlah proses pengecatan beberapa kali jika memang dibutuhkan untuk memperoleh hasil yang optimal. Namun pastikan bahwa cat telah mengering sebelum anda mengulangi proses pengecatan

Mengatasi Masalah Dinding Basah, Dingin, dan Lembab

damp proof course antilum


Dinding basah dapat menyebabkan berbagai masalah pada rumah anda, dan seringkali disebabkan oleh berbagai penyebab yang berbeda. Dari rembesan air yang menembus dinding atau rembesan yang naik dari tanah, hingga masalah pada struktur dinding atau kondisi dinding luar rumah, dan kemungkinan kebocoran pada suatu tempat di rumah anda.

Ada kemungkinan bahwa seluruh dinding rumah anda dalam keadaan basah, lembab atau terasa dingin, atau mungkin hanya sebagian lokasi tertentu saja yang bermasalah, atau mungkin disertai dengan pengelupasan dan munculnya bintik/noda jamur yang menghitam. Yang pasti, seberapa jelas gejala yang terlihat adalah indikasi yang baik mengenai penyebab dan langkah penanganannya.

Yang pertama kali harus anda lakukan adalah mengidentifikasi sumber penyebab dinding basah/lembab. Anda bisa menggunakan beberapa metode tergantung dengan seberapa parah tingkat kerusakan pada dinding anda.

Dinding Basah Disertai Bintik Jamur Menghitam
Jika dinding basah berada pada ruangan bawah tanah, kemungkinan disebabkan oleh kebocoran saluran air utama pada rumah atau rumah tetangga anda. Jika kebocoran berasal dari plafon yang kemudian merembes kedalam dinding, kemungkinan disebabkan oleh alat pemanas yang bocor. Anda dapat mengecek setiap pipa air secara manual atau menyewa tenaga profesional untuk memastikan tidak ada kebocoran pada pipa air rumah anda. Selain itu, kebocoran juga bisa disebabkan oleh peralatan atau saluran pembuangan air dan sistem drainease rumah.

Dinding Lembab Hanya Pada Sisi Bawah Dinding
Biasanya juga disertai dengan munculnya bintik atau belang jamur yang menghitam. Besar kemungkinan masalah ini berasal dari rembesan air dari tanah yang naik melalui proses kapilerisasi pada susunan bata dinding.  Kandungan air yang mencapai titik jenuh pada dinding dapat terlihat pada dinding yang lembab atau basah pada sisi atas skirting dinding. Yang biasanya ditandai dengan belang noda menguning atau kecoklatan pada dinding. Jika dibiarkan atau kondisi titik jenuh air pada dinding semakin parah, maka noda belang tersebut akan semakin menghitam karena ditumbuhi oleh jamur

Konstruksi rumah yang modern biasanya memiliki instalasi lapisan kedap air yang bernama Damp Proof Course (DPC) yang berfungsi untuk mencegah proses perembesan air dari tanah. Lapisan tersebut biasanya diaplikasikan sepanjang susunan bata pada ketinggian 6 inchi dari dasaran. Namun tetap harus diperhatikan ketika lapisan DPC menjadi rusak atau lapuk oleh usia dan faktor lingkungan, maka masalah dinding lembab dapat terjadi. Selain itu harus diperhatikan ketinggian tanah pada sisi luar rumah tidak boleh lebih tinggi ketimbang DPC agar fungsi DPC menjadi tidak sia-sia

Mengatasi Rembesan Dari Tanah
Pertama, anda harus mengecek apakah rumah anda terpasang DPC atau tidak. Jika belum terpasang sebaiknya anda mengaplikasikannya. Jika anda telah memasang DPC, anda perlu mengecek kondisinya secara internal maupun eksternal. Selain itu anda juga dapat menggunakan cairan khusus chemical DPC yang berupa cream pasta yang disuntikan pada semen atau bata yang telah di bor sepanjang dinding. Cairan tersebut akan tercampur dan terserap pada bata atau semen dan menciptakan lapisan yang kedap air

Dinding lembab dan terasa dingin, menghitam karena jamur
Biasa disebut rembesan air masuk yang biasanya disebabkan oleh kegagalan/kesalahan sistem drainase (saluran) air pada struktur rumah bagian luar, atau oleh paparan hujan dengan tingkat yang ekstrim. Sebaiknya anda mengecek sisi luar rumah dimana terdapat masalah dinding lembab/basah. Kemungkinan terdapat retakan yang menjadi pintu masuk air menembus dinding sisi dalam rumah. Meskipun air yang masuk pada celah hanya sedikit, udara dari luar yang masuk dapat membuat dinding sisi dalam rumah menjadi dingin sehingga rawan timbul pengembunan dan jamur

Kesalahan sistem drainase, talang air, dan genteng atap
Ada kemungkinan dinding lembab disebabkan oleh kesalahan pada genteng atap atau talang air. Anda bisa mengeceknya langsung dan melihat apakah ada kerusakan atau kebocoran pada genteng atap. Sebaiknya anda juga memperhatikan kondisi genteng apakah telah terpasang dengan baik. Meskipun tidak ada kerusakan atau kebocoran, posisi genteng yang bergeser memungkinkan air menggenang dan merembes masuk kedalam rumah tanpa anda sadari.

Kondisi curah hujan yang ekstrim
paparan air hujan dengan intensitas dan tekanan yang tinggi mungkin dapat membuat dinding pada sisi luar menjadi jenuh air yang kemudian merembes ke sisi dalam dinding rumah. Untuk itu anda dapat mengaplikasikan cairan waterproof pada sisi luar maupun sisi dalam dinding rumah anda.